Wednesday, February 29, 2012

Samar Suara

Suara Penyair jalanan itu keras
Namun keras suaranya
Tertutup bising deru mesin bus kota

kata-katanya menjadi samar
gerakannya hambar
dan ekspresinya buyar
tertelan matahari senja

Wajah orang - orang kota
menunggu waktu sambil menatap jendela
menghalau segala tekanan
menggiring mimpi yang tak kunjung datang

suara penyair itu masih menemani
walau samar
tertutup bising hiruk pikuk kehidupan kota.

ciputat, 29 Februari 2012

Monday, January 2, 2012

Sajak S-u-atu Sore

Sore ini duduk-ku dalam lamunan
Memandang birunya langit bersemat awan
Mengagumi keindahan alam karya Maha Pencipta
Dalam hati yang sedang Gundah Gulana

Tuhan ku berlari menuju peluk-Mu
Menyerah pada hidup.
Turuti Kata Hati.
Dalam Sepi.

Seberapa kuatkah sinar lilin?
Seberapa jauhkah bintang di langit?
.
Sepertinya..
Tak mungkin lilin menjadi matahari!
Tak mungkin burung memeluk bintang!

Ikhlasku. Hidupku,
Tuhan! Peluk-Mu dalam mimpiku.

ciputat, 3 januari 2012