Kau,
Jahat!
Ingin melupakanku
Bahkan ingin meninggalkanku menuju firdaus
Kau!
Lupakah kau pada apa yang telah kau ambil dari hatiku?
Lupakah kau bahwa kau pernah memasukinya dan mengguratkan banyak makna di sana?
Lantas kau pergi begitu saja tanpa menutup pintunya atau mengembalikan sesuatu yang pernah kau ambil dari sana?
Bahkan menyusun kepingan2nya agar kembali pada tempatnya semula pun tak terpikir olehmu
Tak inginkah kau mencoba menghadapinya? Bahwa cinta tak selamanya indah. Ada lika-liku yang menyertai perjalanannya.
Dan di saat kau menyatu dengannya, kau akan menghargai perjuangan itu.
Pun jika tak menyatu.
Tak tahukah kau bahwa dunia ini sungguh TAK kejam?
Dunia ini indah. Selalu ada sisi indah dunia melalui mata-mata yang melihatnya dari sisi yang indah.
Pun kepedihan akan terlihat indah. Jika kau lihat indah.
Mengapa kau hanya ingin melawan gelapnya malam?
Mengapa tak kau tantang siang?
Bukankah kau belajar dari matahari yang memberikan cinta pada dunia, melalui keberadaan siang?
Aku pun tak tahu.
Aku juga ingin mengingkarinya, berlariii, dan tak melihat ke belakang lagii, melihatmu.
Kau akan lebih baik jika tak pernah bertemu denganku.
Dan aku tak harus menjadi orang yang pernah membuat lubang besar di hatimu.
.............
.........
.....
...
..
.
Entah apa maksud-Nya mempertemukan kita.
Meski akhirnya harus membuat hatiku (dan hatimu) terobek2 (lagi), aku ikhlas.
Sebab tak semua orang bisa merasa pedi-perih dunia yang begini indah.
Entah kau? ikhlaskah?
Jika kau tak ikhlas, maafkan aku yang turut berperan menambah dosamu.
Dari aku,
yang ingin kau lupakan
*ditulis sebagai balasan dari debu menyala api padam.
Sunday, January 6, 2008
Saturday, November 17, 2007
rintih angin memanggil daun
daun bergoyang ditiup angin
mengajak bermain bersama di angkasa
meliuk diantara udara
bergembira sepanjang masa
walau suka hanya sementara.
di dunia fana ini
aku masih bersangsi
tentang mimpi
yang sampai saat ini
tak juga kuyakini
hanya kata kata bisu
yang selalu mengikatku
dalam rantai moral beku
aku percaya itu masalahku
permasalahan utama, ini dunia
bukan surga juga neraka
tidak pasti juga,
apa yang tertulis
karena kini masalahnya
siapa yang bertaruh paling besar
seperti bermain di bursa efek jakarta
menjadi spekulan,
sambil berharap margin tidak mentok
setiap detik menjadi berarti
karena katanya time is moni
kata siapaa ?
aku hanya bisa tertawa
pada semua kelucuan di dunia
masalah datang silih berganti
dan tiap detiknya selalu berarti
kau bisa berkata ya detik ini
kau juga bisa berkata tidak,
pada detik selanjutnya
tinggal siapa yang bertaruh paling besar
dan berharap margin tidak mentok!
dan sekali lagi
aku hanya bisa tertawa.
sampai nafas berhenti
dan mata terpatri
kembali pada daun
yang dipanggil angin untuk bermain
meliuk diantara udara
yang juga angin ternyata!
pandi merdeka nurdiansyah
18 November 2007 jam 1 malam
mengajak bermain bersama di angkasa
meliuk diantara udara
bergembira sepanjang masa
walau suka hanya sementara.
di dunia fana ini
aku masih bersangsi
tentang mimpi
yang sampai saat ini
tak juga kuyakini
hanya kata kata bisu
yang selalu mengikatku
dalam rantai moral beku
aku percaya itu masalahku
permasalahan utama, ini dunia
bukan surga juga neraka
tidak pasti juga,
apa yang tertulis
karena kini masalahnya
siapa yang bertaruh paling besar
seperti bermain di bursa efek jakarta
menjadi spekulan,
sambil berharap margin tidak mentok
setiap detik menjadi berarti
karena katanya time is moni
kata siapaa ?
aku hanya bisa tertawa
pada semua kelucuan di dunia
masalah datang silih berganti
dan tiap detiknya selalu berarti
kau bisa berkata ya detik ini
kau juga bisa berkata tidak,
pada detik selanjutnya
tinggal siapa yang bertaruh paling besar
dan berharap margin tidak mentok!
dan sekali lagi
aku hanya bisa tertawa.
sampai nafas berhenti
dan mata terpatri
kembali pada daun
yang dipanggil angin untuk bermain
meliuk diantara udara
yang juga angin ternyata!
pandi merdeka nurdiansyah
18 November 2007 jam 1 malam
Subscribe to:
Posts (Atom)